close
Home » Edukasi » 11 Hal Tentang Kepribadian Introvert Yang Perlu Anda Kenal

11 Hal Tentang Kepribadian Introvert Yang Perlu Anda Kenal

introvert

Meskipun para introvert hanya sepertiga hingga setengah dari populasi manusia di dunia, orang dengan tipe kepribadian ini seringkali berkata bahwa orang lain tampaknya tidak memahami dengan sifat mereka. Berikut adalah beberapa hal tentang introvert yang mereka yakini adalah beberapa mitos terbesar, kesalahpahaman, dan tentang apa artinya menjadi seorang introvert.

1. Introvert Yang Pendiam Bukan Berarti Mereka Pemalu

Orang terkadang salah paham dengan berpikir bahwa hanya karena seseorang pendiam, maka orang itu pemalu. Penting untuk menyadari bahwa ada perbedaan besar antara introversi, rasa malu, dan kecemasan sosial.

Orang introvert tidak kaku berbicara dengan orang lain, meskipun beberapa orang introvert memang mengalami rasa malu atau kecemasan sosial.

Orang introvert lebih suka berpikir sebelum berbicara. Mereka biasanya tidak menyukai terlalu banyak obrolan ataupun sekedar obrolan ringan.

Jadi, jika Anda melihat seseorang yang pendiam, jangan menganggap bahwa mereka malu atau takut berbicara dengan orang lain.

2. Ketika Mereka Mengisi Energinya, Bukan Berarti Mereka Marah atau Tertekan

Ketika seorang introvert merasa kewalahan dengan bersosialisasi terlalu banyak, mereka perlu waktu untuk ketenangan dan kesunyian untuk mengisi ulang energinya. Sayangnya, orang terkadang salah mengartikan keinginan untuk menyendiri ini sebagai emosi negatif seperti marah, tertekan, cemberut, atau cemas.

Jika Anda seorang introvert, Anda mungkin ingat disuruh oleh orang tua atau oleh orang lainnya untuk “keluar dari kamar Anda dan berhenti merajuk,” ketika niat Anda hanya ingin mencoba untuk memiliki waktu yang tenang.

3. Mereka Juga Bersenang-senang

Introvert bukan seorang perusak suasana. Meskipun mereka mungkin diam ketika pertemuan sosial yang ramai, itu bukan berarti mereka tidak bersenang-senang.

Dalam banyak kasus, para introvert merasa puas hanya dengan duduk di ruangan dan mengamati, mencermati semua pemandangan, suara, dan percakapan yang menarik. Mereka penasaran dan ingin belajar lebih banyak tentang dunia dan orang-orang di sekitar mereka. Sementara ekstrovert dapat menyelesaikan ini dengan mengajukan pertanyaan dan memulai percakapan, introvert lebih suka mendengarkan dan mengamati.

4. Mereka Tidak Kasar

Orang introvert bisa menjadi pendiam ketika Anda bertemu mereka, dan mungkin sulit untuk mengetahui apa yang mereka pikirkan. Untuk sebagian orang, hal seperti ini dapat dianggap kasar.

Daripada menafsirkan mereka sebagai orang yang kasar, penting untuk memahami bahwa seorang introvert mungkin hanya perlu mengenal Anda lebih baik sebelum mereka merasa nyaman dan mau membuka diri.

5. Introvert Bukanlah Seseorang Yang Aneh

Menurut beberapa perkiraan, sebanyak setengah dari populasi dunia mengidentifikasi diri mereka sebagai orang yang tertutup. Berdasarkan angka itu saja, introvert tentu saja bukan sesuatu yang aneh, atau bahkan eksentrik. Introvert terkadang dianggap sebagai sesuatu yang aneh.

6. Mereka Tidak Ingin Sendirian Sepanjang Waktu

Meskipun para introvert mungkin perlu memiliki waktu sendiri setiap hari untuk mendapatkan kembali energi mereka, bukan berarti bahwa mereka ingin sendirian sepanjang waktunya.

Introvert sebenarnya suka menghabiskan waktu dengan orang yang mereka kenal dengan baik. Hanya saja mereka secara berkala membutuhkan waktu ketenangan untuk mendekompresi dan mendapatkan kembali energi yang mereka habiskan saat bersosialisasi.

7. Mereka Bukan Agorafobia

Hanya karena para introvert pendiam dan menikmati masa-masa kesendirian bukan berarti mereka memiliki agorafobia. Tentu saja, beberapa individu diantaranya memiliki kedua sifat introvert dan agorafobik, tetapi tidak menjadi patokan.

Banyak introvert menggambarkan diri mereka sebagai “homebodies,” atau orang yang senang nongkrong di rumah dan menikmati keluarga dan hobi mereka. Bukan berarti bahwa mereka takut akan ruang publik.

Agorafobia itu sendiri artinya ketakutan ekstrem atau tidak rasional ketika seseorang memasuki tempat-tempat terbuka atau ramai, meninggalkan rumah sendiri, atau berada di tempat-tempat yang sulit untuk melarikan diri.

8. Introvert Juga Memiliki Kepercayaan Diri

Kesalahpahaman umum lainnya tentang introvert adalah bahwa mereka pendiam dan mereka kurang mempunyai kepercayaan diri.

Hal ini bisa menjadi masalah bagi anak-anak introvert yang terus-menerus didorong ke dalam situasi oleh orang dewasa yang berpikir bahwa bersosialisasi adalah cara untuk “memperbaiki” anak-anak yang dianggap pemalu. Anak-anak yang menerima umpan balik terus-menerus dari orang dewasa dan teman sebayanya bahwa ada sesuatu yang secara fundamental salah dengan kepribadian mereka, mungkin harus mempertanyakan diri mereka sendiri sebagai hasilnya.

9. Introvert Tidak Membenci Orang

Orang introvert bukan misanthropic (tidak menyukai manusia dan menghindari interaksi sosial). Bahkan, introvert biasanya sangat tertarik pada orang lain, mereka hanya merasa lelah dengan banyak berbicara dan bersosialisasi, terutama jika ada yang dirasa tidak perlu diucapkan.

Dimulai dengan percakapan yang menarik perhatian introvert dan Anda akan mengetahui bahwa mereka bisa menjadi orang yang paling banyak bicara di ruangan itu.

10. Introvert Bukan Suatu Kegagalan dan Tidak Perlu Diperbaiki

Introvert sering diperlakukan sebagai sesuatu yang perlu ditanggulangi. Banyak para introvert melaporkan bahwa guru dan orang dewasa lainnya sering memaksa mereka ke dalam situasi di mana mereka merasa tidak nyaman atau kewalahan, seperti misalnya membuat siswa yang pendiam mengambil alih sebagai pemimpin kelompok, dan memasangkan anak yang tenang dengan anak-anak yang paling ekstrovert di kelas untuk tugas kelompok.

Tindakan seperti itu sering disertai dengan satu penjelasan sederhana (yang bisa dikatakan salah) seperti “Kamu terlalu pendiam dan membuatmu keluar lebih banyak akan membantu kamu mengatasinya!

Tetapi introvert bukanlah sesuatu hal untuk “diatasi.” Rasa malu yang ekstrem dan kecemasan sosial tentu saja merupakan masalah yang perlu diatasi, terutama jika hal itu mengakibatkan tekanan yang signifikan atau gangguan dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi hal ini harus ditangani dengan cara yang welas asih dan profesional. Memaksa anak yang pemalu atau cemas ke dalam situasi sosial di mana mereka merasa kewalahan atau tidak nyaman bukanlah cara yang paling tepat untuk menghadapinya.

11. Disebut “Kamu Terlalu Pendiam” Bisa Dianggap Tidak Peka dan Kasar

Introvert bukan satu-satunya tipe kepribadian yang disalahpahami. Orang ekstrovert sering dituduh oleh mereka yang tidak memahaminya sebagai orang yang keras dan banyak bicara.

Bagi seorang introvert, terus-menerus diberi tahu bahwa “Anda pendiam” sama seperti mengatakan pada orang ekstrovert bahwa mereka “tidak pernah tutup mulut.” Hal itu bisa dianggap kasar dan dengan implikasi bahwa ada sesuatu yang salah dengan individu tersebut.

Kedua tipe kepribadian ini perlu berusaha unuk memahami mereka yang berbeda satu sama lain. Orang introvert memiliki kebutuhan dan kebiasaan mereka sendiri, seperti halnya orang ekstrovert.

Yang terpenting, tidak semua introvert (atau ekstrovert) adalah sama. Tetapi mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana orang-orang dengan tipe kepribadian ini cara berpikirnya, bertindak, dan merasakan sesuatu, tentu dapat meningkatkan pemahaman Anda tentang orang-orang yang berbeda dari Anda.

Artikel Terkait

Fakta Singkat Tentang HIV/AIDS

FPadmin

Beberapa Fakta Menarik Tentang Menopause

FPadmin

Bagaimana Mobile Game Dapat Mempengaruhi Kehidupan Seseorang?

FPadmin

Mitos Vs Fakta Ilmiah Tentang IGF-1 dan Kanker

FPadmin

Beberapa Fakta Menarik Seputar Cahaya

FPadmin

10 Fakta Tentang Hipotermia Yang Perlu Anda Ketahui

FPadmin

Beri Komentar

* Email anda tidak akan dipublikasikan

* Dengan menggunakan kolom komentar ini anda setuju dengan penyimpanan dan penanganan data anda oleh situs ini.

Situs ini menggunakan cookie untuk meningkatkan performa anda di situs ini. Kami anggap anda setuju dengan hal ini. OK LEBIH LANJUT