close
Home » Kesehatan » Beberapa Fakta Menarik Tentang Menopause

Beberapa Fakta Menarik Tentang Menopause

menopause

Menopause sebenarnya terdiri dari tiga fase yang berbeda: perimenopause, menopause dan pasca menopause. Di Amerika Serikat, usia rata-rata menopause adalah 52 tahun.

Ada rentang usia yang luas untuk dikategorikan sebagai menopause, dan dapat terjadi secara alami antara usia 40 hingga 60 tahun. Jika menopause terjadi lebih awal sebelum usia 40 tahun, hal ini disebut menopause prematur.

Jika menopause terjadi lebih awal sebelum usia 45 tahun, hal ini disebut menopause dini. Menopause dini dapat terjadi karena kelainan genetik, penyakit, perawatan medis atau pembedahan.

Wanita yang mengalami menopause dini karena pembedahan biasanya memiliki gejala yang lebih serius seperti hot flashes karena ketidakseimbangan hormon yang terjadi secara tiba-tiba.

Karena generasi baby boomer yang sekarang mulai menua, sekitar 6.000 wanita akan mengalami menopause setiap hari, atau sekitar 2.000.000 wanita setiap tahunnya. Karena baby boomer adalah generasi terbesar dalam sejarah, yang sebelumnya belum pernah terjadi. Jumlah ini akan berkurang secara dramatis untuk beberapa generasi mendatang.

Tidak semua wanita mengalami gejala menopause

Dari sekian banyak wanita yang melaporkan gejala menopause, hanya 90% dari jumlah pelapornya yang mengalami gejala hot flash.

Hot flashes yang terburuk biasanya pada awal perimenopause, hal ini dikarenakan tubuh menyesuaikan diri dengan ketidakseimbangan hormon yang sedang terjadi.

Hot flashes itu sendiri artinya adalah bentuk pembilasan karena penurunan kadar estradiol. Hot flashes adalah gejala yang memiliki beberapa penyebab lain, tetapi seringkali disebabkan oleh perubahan kadar hormon yang merupakan karakteristik dari menopause.

Wanita dengan lebih banyak pendidikan dan pendapatan lebih tinggi melaporkan kesehatan secara keseluruhan lebih baik dan memiliki gejala menopause lebih sedikit.

Wanita yang mempunyai pekerjaan memiliki resiko menopause lebih kecil daripada wanita yang menganggur, mereka juga melaporkan kesehatan keseluruhan yang lebih baik dengan gejala menopause yang lebih sedikit.

Hanya 10% wanita yang melaporkan kondisi depresi, kecemasan, atau emosi negatif lainnya yang diakibatkan oleh menopause.

Depresi dan kecemasan lebih banyak diderita oleh masyarakat di Amerika Serikat daripada di negara lain.

Pada tahun 2002, Women’s Health Initiative menghentikan penelitian terhadap penggunaan terapi penggantian hormon (HRT) pada wanita menopause. Penelitian ini dihentikan sebelum mendapatkan kesimpulannya dkarenakan risiko kesehatan serius yang yang diakibatkan oleh penggunaan HRT, risiko ini termasuk penyakit jantung, kanker payudara dan pembekuan darah. Sebelum penelitian ini, HRT adalah pengobatan pilihan untuk menopause, tetapi setelah penelitian ini dilakukan, penggunaan HRT turun drastis dalam waktu hanya semalam.

Menopause tidak seburuk yang Anda perkirakan, lebih dari 80% wanita mengatakan bahwa menopause sama sekali tidak memengaruhi kualitas hidup mereka.

Menopause adalah hal unik untuk setiap wanita, banyak faktor seperti diet, olahraga, tingkat stres, genetika dan cara pandang hidup, semua dapat mempengaruhi menopause.

Wanita perokok mengalami menopause lebih awal dibanding wanita yang bukan perokok.

Wanita pasca menopause memiliki peningkatan risiko penyakit jantung dan osteoporosis.

Wanita Asia yang tinggal di negara-negara Asia hampir tidak memiliki hot flash. Penelitian telah dilakukan untuk menentukan mengapa hal ini terjadi, dan ternyata hal itu dikarenakan konsumsi produk kedelai yang lebih tinggi.

Kedelai ada kemungkinannya untuk mengontrol hot flash. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kedelai ini mengurangi intensitas, tetapi bukan frekuensi hot flashes. Studi lain menunjukkan bahwa konsumsi kedelai dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk memproduksi estrogen dan progesteron, hormon yang bertanggung jawab untuk mengendalikan menstruasi dan ovulasi. Hal ini berarti bahwa kedelai benar-benar bekerja secara sebaliknya dengan tubuh.

Dalam budaya manapun, orang yang lebih tua lebih dihormati dan penuaan dipandang sebagai pengalaman positif, wanita memiliki lebih sedikit gejala dan masalah yang berhubungan dengan menopause.

Menurut sebuah jajak pendapat Gallup dari tahun 1998, 51% wanita pasca menopause antara usia 50-65 tahun, melaporkan rasa kebahagiaan yang lebih besar daripada wanita dalam kelompok usia lainnya. Kelompok usia lainnya yang melaporkan kebahagiaan antara lain, 10% wanita berusia 20-an tahun, 17% wanita berusia 30-an dan 16% wanita berusia 40-an.

Artikel Terkait

Kembangkan Belas Kasih Terhadap Diri Sendiri

FPadmin

Cara Mencuci Tangan Yang Benar Agar Terlindung Dari Virus Corona (COVID-19)

FPadmin

Resep Pasta Sehat Yang Menakjubkan

FPadmin

Manfaat Kesehatan Jahe Yang Luar Biasa

FPadmin

Segala Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Kebakaran Hutan

FPadmin

Bisakah CBD atau CBD Oil Membuat Anda “Melayang”?

FPadmin

Beri Komentar

* Email anda tidak akan dipublikasikan

* Dengan menggunakan kolom komentar ini anda setuju dengan penyimpanan dan penanganan data anda oleh situs ini.

Situs ini menggunakan cookie untuk meningkatkan performa anda di situs ini. Kami anggap anda setuju dengan hal ini. OK LEBIH LANJUT